Friday, June 20, 2008

mY fuTuRe???…..*

I’d like 2 do so many things 4 my life, so it would be worth living. I have these

dreams in mind, yet to complete..i dont know how. Call me stupid! yes u’re rite iam

just a piece of shit! I got so many chances but i dont use it well and so lazy 2 try one

on. I know i should stay motivated..i should keep on working my things out..like

many fruitful people out there..but how come it would be so hard 4 me 2 catch up

what i truly want?!! I dont wanna try so hard if there’s no pressure on me! dat’s da

felony i make. So how could i change dis?!! i dont know how 2 begin?!!

then…what kind of future i’ll be through?!! it starts to fade away…


*This article was made by kag novi vinatria…^^,thanks a Lod kag

Posted by MoThy LuV U at 13:11:01 | Permalink | Comments (2)

KETIKA CINTA IBUNDA TAK LAGI BERMAKNA…*




” Kasih ibu kepada beta, tak terhingga sepanjang masa “

Sebait syair inilah yang sering kita dengarkan melalui lisan para pendidik kita, yaitu syair tentang kasih seorang ibu yang tak pernah sirna oleh masa, dan tak pernah layu oleh waktu. Namun, ternyata syair itu tak selamanya indah. Ada kalanya, syair itu salah…Mengapa…??? Selanjutnya…

Adalah Mush’ab bin Umeir adalah seorang pemuda yang tampan berasal dari keluarga kaya raya. Dalam kehidupannya ia banyak memiliki limpahan harta, dimanja secara berlebihan, menjadi pujaan banyak gadis, berotak cemerlang dan memiliki nama yang harum di seantero kota Mekkah. Selain itu, ia adalah pusat perhatian dalam setiap pertemuan, dimana setiap anggota majelis dan teman-temannya selalu mengharapkan kehadirannya untuk memecahkan berbagai persoalan karena kecermalangan otaknya.

Sampai suatu hari, terbetik kabar tentang Muhammad Ibnu ‘Abdillah Al-Amin yang menyatakan diri sebagai utusan Allah untuk menyampaikan agama yang benar. Kian hari kabar itu kian santer di kalangan warga Mekkah, dan sampai juga di telinga Mush’ab. Mush’ab tergerak hatinya untuk menyelidiki kebenaran berita tersebut. Melalui usahanya, makin banyaklah berita yang ia ketahui, termasuk dimana Rasulullah dan para sahabatna mengadakan pertemuan rutin, yakni di tempat suci di bukit Shafa, di kediaman Arqam bin Abil Arqam guna menghindari ancaman kaum Quraisy. Di tempat ini Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam dan para sahabat beliau berkumpul dan beribadah kepada Allah serta mempelajari ayat-ayat suci Al-Qur’an.

Dengan semangat dan tekad bulat, suatu hari diikutinya rombongan mereka menuju kediaman Arqam. Seperti tersebut dalam riwayat, baru sekejap mata Mush’ab mengambil tempat duduknya, terdengar olehnya Rasulullah melantunkan ayat-ayat suci Al-Qur’an dengan kekhusyu’an yang mendalam. Tergetarlah dada Mush’ab oleh pesona yang begitu agung, keharuan yang begitu mendalam dan kebahagiaan yang nyaris sempurna, sehingga membuatnya hampir terlonjak ketika menghampiri Rasulullah.

Namun dengan penuh kebijakan dan rasa kasih sayang, Rasullah mengurut dada pemuda Quraisy itu dengan tangan beliau nan halus. Maka menjadi terasa teduh batin pemuda yang tengah bergejolak hatinya oleh rasa itu. Selanjutnya, pada hari itu juga, masuklah Mush’ab bin Umeir kedalam agama Islam dengan hati mantap dan keyakinan penuh.

Walaupun demikian, tidak semuanya berjalan smpurna. Salah satu sandungan terberat yang dialaminya, setelah masuk Islam adalah dari ibu kandungnya sendiri, yakni Khunas binti Malik. Kharisma dan kekerasan jiwa sang ibu, untuk sementara waktu membuat Mush’ab memnyembunyikan keislamannya, sampai kemudian hari Allah menghendakinya.

Demikianlah, sekian lama ia berusaha menutupi rahasia, sekian lama ia berusaha menutupi rahasia itu. Tetapi kota Makkah begitu banyak menyimpan mata, apa lagi dalam suasana seperti kala itu. Setiap gerak muslim pasti tak luput dari perhatian. Akhirnya, berita keislaman Mush’ab sampai juga ketelinga ibund. Berita itu didapat dari seseroarng bernama Utsman bin Thalhah yang melihat dengam mata kepala sendiri, bahwa Mush’ab sering kerumah Arqam secara sembunyi-sembuny. Bahkan suatu saat, dilihatnya Mush’ab shalat berjama’ah bersama Rasul dan para Sahabatnya beliau.

Betapa murka hati sang ibu, lalu dipanggilnya Mush’ab untuk segera menghadapnya. Di hadapan ibunya, saudara-saudaranya,dan para pembesar Mekkah kala itu, Mush’ab berdiri tegar seraya memperdengarkan ayat-ayat suci Al-Qur’an untuk menyntuh hati nurani mereka. Namun apa mau dikata, hati sang ibu dan semua yang ada disitu tak sedikitpun tergugah. Bahkan sang ibu nyaris menampar muka anaknya, kalaulah tidak melihat cahaya penuh wibawa memancar dari wajah putra terkasihnya itu. Tetapi tak urung, sianak dibawanya juga kesebuah kamar terpencil dalam rumahnya, dan dikurungnya rapat-rapat.

Sampai akhirnya ketika Mush’ab mendengar banyak kaum muslimin berhijrah ke Habasyah, ia berhasil meloloskan diri dengan cara memperdaya sang ibu dan para pengawalnya.

Mush’ab berlari dan menyembunyikan diri di Habasyah bersama rekan-rekannya seperjuangan dengan menghadapi berbagai rintangan dan cobaan silih berganti. Namun ia sangat bangga dan bersyukur, karena dapat mengikuti pola hidup yang diajarkan oleh Rasul, walaupun sebagai resikonya ia harus meninggalkan kemewahan yang selama ini menaungi kehidupannya. Ia harus menanggalkan pakaian indah miliknya dan menggantinya dengan pakaian yang lusuh, usang dan penuh tambalan.

Hingga pada suatu hari, mata setiap orang basah dibuatnya, karena menyaksikan perubahan pada dirinya yang demikian drastis, yakni ketika ia hadir dalam sebuah pertemuan yang dihadiri juga oleh Rasulullah Shallallahu ‘Alaihi wa Sallam

Rasulullah sendiri menatapnya dengan rasa syukur, dan dengan penuh arti beliau bersabda :

“Dahulu kukenal Mush’ab ini pemuda yang tidak ada imbangnya dalam memperoleh kesenangan dari orang tuanya. Namun kemudian semua itu ditinggalkan demi Allah dan Rasul-Nya.

Tatkala sang ibu menangkapnya kembali sepulang dari Habasyah, ketika itu pula Mush’ab bertemu untuk berpisah dengan sang ibunda selama-lamanya. Keteguhannya membuat sang ibu putus asa. Sampai detik terakhir, Mush’ab masih terus menasehati ibunya bahwa tidak ada yang berhak di sembah secara benar selain Allah, namun tidak juga membuahkan hasil. Justru hati si ibu semakin murka, akhirnya dengan berlinang air mata, terpaksa dihapusnya juga nama Mush’ab dalam hatinya sebagai anak kandungnya tercinta… Maka berpisahlah kedua anak dan ibu tersebut.

Begitulah akhir cerita tentang sahabat mulia Nabi kita, yang mana cinta pada Allah ‘azza wa jalla lebih mereka agungkan daripada cinta kepada siapapun…

Ya Allah, jadikan kami dan saudara - saudara kami…untuk dapat mencintaimu lebih dari pada cinta selain padamu…Amiiin.

*This page issued by, original page layout from www.fitrahfitri.wordpress.com

Posted by MoThy LuV U at 08:08:31 | Permalink | No Comments »

Saturday, June 14, 2008

Cinta SesaatQ…*

Seperti angin yang bergerak..
Membawa serta awan mendung yang teramat berat
Berarak-arak sang angin membawa kepastian..
Di mana tempat hujan tercurahkan..

Lalu tetes demi tetes air yang menghidupkan mulai berjatuhan..
Menghijaukan bumi yang kering,
Dan tumbuh satu demi satu kehidupan yang baru..

Cinta…
Anugerah Tuhan yang telah di tentukan..
Kemudian hidup membawa kita menuju sang pelabuhan hati..
Di sana kita berikan semua yang dapat kita berikan…
Pengorbanan demi pengorbanan..
Demi yang di cinta…

Hingga datang kehidupan yang baru..
Bersamanya semua berawal …
Dan dengannya semua akan di akhiri..

Dan cinta tetap lah cinta, bagai dentingan alunan irama jemariku mendayu melengkapi peranan…aku terhayut dalam irama yang ku lukiskan sendiri

Sekilas bayangmu hadir…
Ku ingin menyentuhmu….tuk sekedar memberi kesejukan
namun sekilas ku terjaga…ketika ku tersadar akan duniaku
anganku pecah dalam remang
kala untaian kata katamu membelai sanubariku

Bait demi bait menyekatku di dalam musim yang indah
namun secepat kata pula musnah bersama kenangan yg ingin ku buang
dan bola mataku….menerawang dalam menyusuri diriku sebagai sosok yang tangguh
yang tak mudah rapuh hanya karena cinta yang pernah singgah sesaat .


Posted by MoThy LuV U at 08:30:55 | Permalink | Comments (1) »

Tuesday, June 10, 2008

IndoNeSia, setiTik daRaH iNi kUperJuaNgkaNd unTuKmu…☺

Bangkit Itu

Bangkit Itu Susah

Susah melihat orang lain susah

Senang melihat orang lain senang

Bangkit Itu Takut

Takut Korupsi

Takut makan yang bukan haknya

Bangkit Itu Mencuri

Mencuri perhatian dunia dengan Prestasi

Bangkit Itu Marah

Marah bila martabat bangsa dilecehkan

Bangkit Itu Malu

Malu jadi benalu

Malu karena minta melulu

Bangkit Itu Tidak Ada

Tidak ada kata menyerah

Tidak ada kata putus asa

Bangkit Itu Aku

Aku untuk Indonesiaku…..*

 

 

  • deddy mizwar on a television advertisement like performance

 

Untuk Indonesiaq, negeriq, tanah airq, tumpah darahq….Engkaulah tempat q berpijak, engkaulah tempat dimana kakiku belajar berjalan, engkaulah tempat dimana tanganq memainkan isimu, engkaulah tempatq berjalan, belajar, berusaha, mempertahankan hidupq…….

Indonesiaq, setitik darah inipun hanya kutumpahkan atas nama dirimu, sejengkal tanahmu pun aq perjuangkan dari tangan-tangan yang merebutmu…..

Indonesiaq, kini semangat itu telah bangkit tapi pudar….

Pudar akan gelisan zaman, pudar akan gemerlap, kemilau dalam kepudaran….

Indonesiaq, hingga kapan cinta ini mampu q pertahankan….

Tapi……Aq masih cinta engkau, Indonesiaq…Bangkitlah kembali, rebutlah kembali, kuasai lagi….Indonesiaq, buat aq kembali tersenyum, tersenyum bangga atas darahku…

Untuk yang tercinta, Indonesiaq…..

bisa

Posted by MoThy LuV U at 03:25:29 | Permalink | Comments (1) »

Monday, June 9, 2008

New Product for Our Environment…Save the world!!!

Product Details

With 2.5 MILLION(!!) plastic water bottles being thrown away every hour in the United States, StopGlobalWarming.org is proud to partner with SIGG to create a re-usable water bottle so we can all do our part and ditch the plastic!

The Stop Global Warming Virtual March is a non-partisan effort to bring citizens together to declare that global warming is here now and that it is time to demand solutions. Global Warming is the most urgent issue of our time, and the necessary first step to combat this problem is to encourage all Americans to take action! This online grassroots movement is about change-as individuals, as a country and as a global community. With the support of leading scientists, political, corporate and religious leaders, Prominent Americans and concerned citizens, the Virtual March is a way to come together, make our voices heard and demand that our leaders address global warming now! Add your voice to over a million citizens already marching! Once a person joins the Virtual March, they receive regular updates from StopGlobalWarming.org which highlight the effects of global warming on the U.S. and solutions that are readily available to each and every one of us. By spreading the word, we are building a movement to stop global warming.

Posted by MoThy LuV U at 04:47:53 | Permalink | No Comments »